Senin, 04 Oktober 2010

Pengalaman adalah guru yang paling baik


Pengalaman adalah guru yang paling baik

Kita sering mendengar kata –kata tersebut dari orang tua ataupun dari senior kita yang dulunya pernah mengalami hal-hal buruk. Kenapa banyak yang bilang pengalaman adalah guru yang paling baik sedangkan pengalaman yang kita lalui atau rasakan belum tentu hal – hal baik. Bahkan kita lebih sering mengalami hal buruk, karna itulah pengalaman tersebut dijadikan pedoman atau guru sejarah agar tidak terulang. Sekarang siapa yang beranggapan bahwa pengalaman adalah guru yang baik???
Menurut saya pengalaman belum tentu guru yang baik. Karena apa? Terkadang pengalaman sendiri belum tentu selalu memberikan suatu hal / ingatan yang baik. Kemudian seiiring dengan jalannya waktu, banyak yang merevisi atau menambahkan peribahasa tersebut menjadi:

“...guru yang paling baik. Kalau bisa, bukan dari pengalaman sendiri“

Revisi tersebut mengakibatkan pada berkurangnya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan “suatu pengalaman“ tanpa harus tercebur seperti pelaku sebelumnya. Lebih penting lagi adalah adanya improvisasi atau peningkatan dengan adanya dialektika yang terus menerus terjadi.

Namun, ada anekdot di kalangan aircraft engineer dan pilot:

“Good judgement comes from experiences.
Unfortunately, the experience comes from bad judgement”

Yang artinya adalah penilaian baik datang dari pengalaman. Sayangnya, pengalaman berasal dari penilaian buruk. Nah, yang dimaksudkan disini adalah kita lebih sering menjumpai pengalaman atau event yang kurang mengenakan. Seperti contohnya saja sekarang masih banyak anak muda yang kebut-kebutan sehingga dapat menyebabkan kecelakaan. Hal ini tentu saja tidak bagus,melainkan buruk. Jadi kita lebih beranggapan bahwa mengemudi ugal-ugalan dapat menyababkan kecelakaan,sehingga kita tidak mau mengulangnya lagi. Jadi mungkin disini yang mau saya jelaskan adalah kita tidak selalu akan mendapat hal positive sebelum kita berpikir hal negativnya terlebih dahulu.
Lalu apakah kita harus menunggu sampai pengalaman itu mengajari kita?, misalnya kita melakukan kesalahan yang fatal, dan kesalahan itu kita jadikan pelajaran sebagai pengalaman?. Dalam kata lain, apakah kita harus mengalami dahulu baru merasakan?, itu pertanyaan yang selama ini saya cari tahu jawabannya. Yang saya tahu pasti adalah bagaimana caranya menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut. Mungkin waktu yang bisa menjawab pertanyaan tersebut, atau hati yang bisa menjawab semua perasaan itu. Atau mungkin anda tau jawabannya???
Tapi ada juga yang beranggapan bahwa pengalaman itu adalah guru yang paling sangat-sangat tidak baik dan tidak pantas, mengingat tanpa diajari teori kita disuruh langsung praktek, menghadapi masalah-masalah baru yang kita belum pernah tahu sebelumnya, sehingga kita pontang-panting dibuatnya. rumusan guru yang baik adalah bila guru tersebut mengajarkan teori terlebih dulu, baru membimbing kita dalam praktek secara benar.
Saat  kita menginjakan kaki di bangku kuliha juga kita akan belajar dari pengalaman SMA. Ingat nak. Kita sudah dewasa. Bukan saatnya lagi untuk bermain-main dan bermalas-malasan. Apapun kesalahan yang kita lakukan dimasa lalu sebaiknya dijadikan sbagai pedoman hidup. Itulah hal teburuk yang pernah kita lakukan. Jadi usahakan agar kita tidak mengulanginya. Entah itu kejadian baik atau buruk, keduanya dapat kita jadikan pelajaran. Ibaratnya seperti cerminlah. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Sebab, hari-hari kemarin setelah dievaluasi ternyata kita banyak ngelakuin kesalahan. Sehingga kesempatan hari ini dan hari esok harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Tidak mengulangi kesalahan apalagi menambah kesalahan baru. Jadikan sebagai pelajaran berharga bagi kita. Insya Allah.
Pengalaman mengajarkan kita banyak hal. Pahit manisnya kehidupan membuat kita sadar bahwa tidak semua orang merasakan hidup yang sempurna. Seperti yang saya katakan tadi, guru yang paling baik,kalau bisa jangan dari pengalaman sendiri. Maksudnya adalah kita harus belajar dari pengalaman orang lain. Karna yang dialami orang lain belum tentu kita alami juga. Masa iya kita mau mencoba melakaukan kesalahan yang sama seperti orang lain. Hanya dengan mendengarkan kita bisa menjadi lebih baik.,
Jadi saya akan memberikan sedikit solusi disini. Yang mungkin akan berguna juga.

Pertama.  Kehidupan yang kita jalan tak selamanya lurus. Pasti ada saatnya melalui jalan berliku dan terjal. Kaki kita mungkin untuk kesekian kalinya harus terpeleset dan membuat tubuh kita terjerembab. Tapi, nikmatilah dengan tenang dan sadar. Bangkit kembali dan jangan down! Ketenangan akan membuat kita bisa mencari jalan keluar. Kesadaran akan memberikan dorongan bahwa apa yang kita alami adalah nyata, dan perlu waspada sehingga tidak terlena atau malah terpuruk.
Kedua, guru bukan hanya milik kita sendiri. berbagilah dengan yang lain. Ini penting lho. Sebab, dengan berbagi pengalaman kepada orang lain kita jadi merasa ada teman dan insya Allah sebagai ladang amal dan pahala karena bisa memberikan manfaat atau inspirasi bagi orang lain. Siapa tahu, mereka akan belajar dari pengalaman hidup kita. Susah atau senang, sedih atau gembira. Ceritakanlah. Bila perlu secara total. Itulah gunanya belajar dari pengalaman orang lain
Ketiga, ambil hikmah dari setiap kejadian. Terkadang kita tak menyadari atau bahkan menganggap sepele suatu permasalahan. Renungkan perjalanan atau peristiwa yang kita alami. Ambil hikmahnya, jadikan sebagai pengalaman berharga. Agar ke depannya lebih baik dan lebih baik lagi. Insya Allah

Selasa, 28 September 2010

Dajjal


Dajjal akan keluar dari arah timur, dari Khurasan, dari kampung Yahudiyyah kota Ashbahan. Kemudian mengembara ke selurah penjuru bumi. Maka tidak ada satu pun negeri yang tidak dimasukinya kecuali Makkah dan Madinah, karena kedua kota suci ini selalu dijaga oleh malaikat.

Dalam hadits Fatimah binti Qais terdahulu disebutkan bahwa Nabi saw bersabda mengenai Dajjal,

"Artinya : Ketahuilah bahwa dia berada di laut Syam atau laut Yaman. Oh tidak, bahkan ia akan datang dari arah timur. Apa itu dari arah timur? Apa itu dari arah timur... Dan beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk ke arah timur." [Shahih Muslim 18 : 83]

Diriwayatkan dari Abubakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada kami.

"Artinya : Dajjal akan keluar dari bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan. " [Jami' Tirmidzi dengan Syarahnya Tuhfatul Ahwadzi, Bab Maa Saa-a min Aina Yakhruju Ad-Dajjal 6: 495. Al-Albani berkata, "Shahih. " Vide: Shahih Al-Jami' Ash-Sha-ghir 3: 150, hadits nomor 3398]

Dari Anas Radhiyalahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Dajjal akan keluar dari kampung Yahudiyyah kota Ashbahan bersama tujuh puluh ribu orang Ashbahan. " [Al-Fathur Rabbani Tartib Musnad Ahmad 24: 73. Ibnu Hajar berkata, "Shahih. " Periksa: Fathul-Bari 13: 328). Ibnu Hajar berkata, "Adapun mengenai tempat dari mana ia keluar? Maka secara pasti ia akan keluar dari kawasan timur. " (Fathul-Bari 13: 91)]

Ibnu Katsir berkata, "Maka Dajjal akan mulai muncul dari Ashbahan, dari suatu kampung yang bernama Al- Yahudiyyah. " [An-Nihayah fil Fitan wal Ma-lahim 1: 128 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]

DAJJAL TIDAK MEMASUKI KOTA MAKKAH DAN MADINAH
Dajjal diharamkan memasuki kota Makkah dan Madinah ketika ia muncul pada akhir zaman, berdasarkan hadits-hadits yang shahih. Adapun tempat-tempat selain Makkah dan Madinah akan dimasukinya satu demi satu.

Dalam hadits Fatimah binti Qais Radhiyallahu 'anha disebutkan bahwa Dajjal mengatakan, "Maka saya akan keluar dan mengembara di bumi, dan tiada satu pun tempat kecuali saya masuki selama empat puluh malam kecuali Makkah dan Thaibah (Madinah), karena kedua kota itu diharamkan bagi saya untuk memasukinya. Apabila saya hendak memasuki salah satu dari kedua kota tersebut. saya dihadapi oleh malaikat yang menghunus pedang untuk menghardik saya, dan pada tiap-tiap lorongnya ada malaikat yang menjaganya.” [Shahih muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyrotis Sa'ah, Bab Qishshotil Jasasah 18: 83]



Juga diriwayatkan bahwa Dajjal tidak akan memasuki empat buah masjid, yaitu masjidil Haram, Masjid Madinah. Masjid Thir, dan masjid Al-Aqsho. Imam Ahmad meriwayatkan dari Jinadah bin Abi Umayyah Al-Azdi, ia berkata. ''Saya pernah pergi bersama seorang lelaki Anshar kepada salah seorang sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu kami berkata. "Tolong ceritakan kepada kami apa yang pernah Anda dengar dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai Dajjal, lantas ia mengemukakan hadits itu seraya berkata, "Sesungguhnya ia akan berdiam di bumi selama empat puluh hari yang dalam waktu itu ia dapat mencapai semua tempat minum (sumber air), dan ia tidak mendekati empat buah masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Madinah, Masjid Thur. dan Masjidil Aqsho." [Al-Fathu Rabbani 24: 76 dengan tartib As-Sa'ati. Al-Haitsami berkata. "Diriwayatkan oleh Ahmad dan perawi-perawinya adalah perawi-perawi shahih." Majma'uz Zawaid 7: 343. Ibnu Hajar berkata, "Perawi-perawinya kepercayaan." Fathul Bari 13: 105]

Adapun yang tersebut dalam riwayat Bukhari dan Muslim dalam kitab Shahihnya (Shahih Bukhari, Kitab Ahaditsul Anbiya', Bab Qaulillah "wadzkur Fil Kitabi Maryam" 6: 477; dan Shahih Muslim, Kitabul Iman, Bab Dzikril Masih Ibni Maryam 'alaihissalam wal- Masihid Dajjal 2: 233-235) yang menyebutkan bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melihat seorang berambut kribo dan buta matanya sebelah kanan sedang meletakkan thawaf di Baitullah, lantas ditanya, kemudian orang-orang menjawab bahwa dia adalah Al-Masih Ad-Dajjal, maka riwayat ini tidak bertentangan dengan terhalangnya Dajjal memasuki kota Makkah dan Madinah, karena terhalangnya Dajjal memasuki kota Makkah dan Madinah adalah besok pada pemunculannya pada akhir zaman. Wallahu a'lam. [Periksa: Syarah Nawawi terhadap Shahih Muslim 2: 234 dan Fathul-Bari 6: 488-489]

PENGIKUT-PENGIKUT DAJJAL

Kebanyakan pengikut Dajjal adalah orang-orang Yahudi, orang Ajam, orang Turki, dan banyak lagi manusia dari berbagai bangsa dan golongan yang kebanyakan dari orang-orang Arab dusun dan kaum wanita.

Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya: Dajjal akan diikuti oleh orang-orang Yahudi Ashfahan sebanyak tujuh puluh ribu orang yang mengenakan jubah tiada berjahit. " [Shahih Muslim. Kitabul Fitan wa Asyrotis Sa'ah, Bab Fi Baqiyyah Min Ahaadiitsid Dajjal 18: 85-86)]

Dan dalam riwayat Imam Ahmad disebutkan:
"Tujuh puluh ribu orang yang mengenakan topi. " [Al-Fathur Rabbani Tartib Musnad Ahmad 24: 73. Hadits in: shahih. Periksa: Fathul-Bari 13: 328]

Dan di dalam riwayat Abubakar disebutkan.
“Dia diikuti oleh kaum yang mukanya gelap.” [Riwayat Tirmidzi]
Ibnu Katsir berkata. "Menurut lahirnya -wallahu a 'lam- yang di maksud dengan Tark itu adalah pembantu-pembantu Dajjal." [An-Nihayah Fil Fitan wal Malahim 1: 117]

Demikian pula yang dimaksud dalam hadits Abi Hurairah.
"Tidaklah datang kiamat sehingga kamu memerangi bangsa Khauz dan Kirman dari orang-orang Ajam yang wajahnya merah, hidungnya pipih (pesek). matanya sipit, wajahnya seperti tembaga, dan sepatunya beludru." [Shahih Bukhari, Kitab Al-Manaqib, Bab 'Alamatin Nubuwwab Fil Islam 6: 604]

Adapun pengikut Dajjal kebanyakan dari orang-orang Arab kampung disebabkan pada waktu itu mereka dilanda kebodohan. Di dalam hadits Abi Umamah yang panjang antara lain disebutkan:

Dan di antara fitnahnya –yakni fitnah Dajjal- ialah ia akan berkata kepada orang-orang Arab kampung, "Bagaimana pendapatmu jika aku membangkitkan ayahmu dan ibumu, apakah kamu mau bersaksi bahwa aku adalah tuhanmu ?" Dia menjawab, "Ya." Kemudian ada dua syetan yang menyerupakan diri dengan ayahnya dan ibunya, lantas keduanya berkata, "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia adalah tuhanmu." [Sunan Ibnu Majah, Kitabul Fitan 2:1359-1363. Hadits ini shahih. Periksa: Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir 6: 273- 277, hadits no. 7752]

Sedangkan kaum wanita yang banyak mengikutinya disebabkan lebih mudah terpengaruh dari pada orang-orang Arab kampung, di samping kebodohan mereka. Di dalam hadits Ibnu Umar ra, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Dajjal akan turun di lembah air Murqonah' ini, maka orang yang datang kepadanya kebanyakan kaum wanita, sehingga seseorang akan pergi menemui sahabat karibnya, ibunya, anak perempuanya, saudara perempuannya, dan kepada bibinya untuk meneguhkan hatinya karena kuatir mereka akan pergi menemui Dajjal." [Musnad Ahmad 7: 190 dengan tahqiq Ahmad Syakir, dan beliau berkata, "Isnadnya shahih."]

[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq] 

web : www.mail-archive.com

jadi menurut saya  sudah tidak asing lagi berita mengenai kemunculan dajjal ini. memang ada beberapa yg masih tidak tau. bahkan hal penting seperti ini sering disepelekan oleh orang pada umumnya. bisa saja nanti masyarakat malah terpengaruh dan berfikir dajjal sendiri yg akan membawa kejayaan pada mereka. jika tidak kita pahami dengan seksama, maka kita akan menjadi salah satu orang yang kurang beruntung.
saat muncul dajjal akan berkeliling dunia kecuali 2 tempat yang tidak bisa ia masuki karna di jaga oleh malaikat. sedangkan untuk tempat yang didatengi oleh dajjal, ia akan merekrut orang - orang kafir untuk menjadi prajuritnya. bukan hanya orang kafir saja. dia akan berusaha merekrut sebanyak mungkin tanpa memandang agama selama budaknya itu mudah untuk didoktrin agar ikut organisasi dajjal.