Kamis, 28 Oktober 2010

PERILAKU MENYIMPANG


Pada suatu masyarakat selalu ada perilaku yang tidak diharapkan oleh para anggotanya. Perilaku – perilaku yang tidak sesuai dengan harapan kelompoknya tersebut dinamakan penyimpangan. Suatu perbuatan akan disebut menyimpang apabila tidak sesuai dengan apa yang biasanya terjadi dalam masyarakat tersebut. Jadi, sebuah penyimpangan sangat bergantung terhadap kebiasaan yang ada pada masyarakat yang bersangkutan.

Selain itu perilaku menyimpang didefinisikan sbagai setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak – kehendak masyarakat. Penyimpangan adalah perbuatan yang mengabaikan norma dan terjadi jika seseorang atau kelompok itdak mematuhi peraturan dalam masyarakat. Jadi pihak yang berwenang akan bertindak untuk memperbaiki perilaku mereka.

Sebuah penyimpangan pada masyarakat tertentu belum tentu merupakan bentuk penyimpangan pada masyarakat lain. Misalnya meminum  minuman keras atau alkohol. Di eropa, kebiasaan ini sudah menjadi tradisi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi iklim. Karna iklim disana dingin. Jadi membutuhkan minuman penghangat. Namun di indonesia tindakan ini merupakan contoh tindakan menyimpang.

Beberapa perilaku menyimpang yang dianggap hal tercela dan diluar batas toleransi seperti
pelecehan sexsual .tawuran antar pelajar .penyalah gunaan obat terlarang. pecandu narkotika. pelacuran. tindak pidana. korupsi. pencurian. kebrutalan. pemerkosaan dan sebagainya

Penyimpangan juga mempunyai dua sifat. Bersifat positif dan negatif.
penyimpangan yang bersifat positif yaitu penyimpangan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku tetapi mempunyai dampak positif terhadap lingkungan sosial. Seorang individu dikatakan sbagai penyimpang secara positif jika dia berusaha untuk mewujudkan keinginannya, namun sebagian besar masyarakat menolak atau tidak menerima cara – cara yang digunakannya. Jadi apa yang dia pikir bagus belum tentu yang dipikirkan orang lain juga bagus.
kemudian penyimpangan yang bersifat negatif ini biasanya dilakukan ditengah – tengah masyarakat. Pelakunya akan dikucilkan oleh masyarakat tersebut karena sudah melanggar peraturan. Misalnya perampokan,pemerkosaan,pembunuhan,dll. Penyimpangan inilah yang dikatakan sebagai perilaku menyimpang.

Penyimpangan dapat dilakukan secara pribadi ataupun secara berkelompok.
penyimpangan yang dilakukan sendiri biasanya dilakukan oleh orang yang mempunyai penyakit mental sehingga tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya. Misalnya penyinmpangan yang terjadi dlam keluarga soal pembagian harta warisan. Ada juga beberapa macam penyimpangan seperti :
a. penyimpangan karena tidak mematuhi nasihat orang tua agar mengubah pendiriannya yang kurang baik disebut Pembandel.
b. Penyimpangan karena tidak taat pada peringatan orang – orang disebut Pembangakang.
c. Penyimpangan yang melanggar norma – norma hukum yang berlaku disebut Pelanggar.
d. Penyimpangan karena mengabaikan norma – norma hukum sehingga menimbulkan kerugian pada orang lain disebut Penjahat.
e. Penyimpangan karena tidak menepati janji, berkata bohong, mengkhianati kepercayaan disebut Munafik.
penyimpangan yang dilakukan berkelompok yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yg tidak mematuhi norma yang berlaku dimasyarakat. Misalnya sekelompok orang yang menyelundupkan narkoba. Biasanya mereka mempunyai organisasi “mafia” yang tersusun rapih.

Jenis – jenis perilaku menyimpang ada 2. Primer dan sekunder.
perilaku menyimpang primer adalah penyimpangan yang sifatnya hanya sementara dan tidak terulang kembali. Individu yang melakukan penyimpangan ini masih bisa diterima oleh masyarakat. Ciri – cirinya adalah : bersifat sementara, gaya hidupnya tidak di dominasi oleh perilaku menyimpang. Masyarakat masih menerima. Contohnya orang yang kebut – kebutan dijalan, berpakaian seronok, dan siswa yang mencontek.
perilaku menyimpang sekunder adalah penyimpangan yang secara jelas benar – benar mamperlihatkan kalau itu adalah perbuatan menyimpang. Masyarakat tidak dapat menerima dan tidak menginginkan individu seperti itu berada di lingkungannya. Ciri – cirinya seperti gaya hidupnya didominasi oleh perilaku menyimpang. Dan masyarakat tidak dapat memaafkan perilaku tersebut.

Pembentukan Kepribadian


Kepribadian menurut yinger adalah keseluruhan perilaku dari seseorang dengan sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian situasi. Pernyataan “sistem kecenderungan tertentu” mengandung makna bahwa setiap orang mempunyai perilaku yang khas dan bertindak sama setiap hari. Sedangkan ungkapan “intreraksi dengan serankaian situasi”,menyatakan bahwa perilaku merupakan produk gabungan dari kecenderungan perilaku seseorang dan situasi perilaku yang dihadapi seseorang. Jadi kepribadian dapat disimpulkan menjadi ciri atau watak seorang individu yang tetap atau konsisten, yang memiliki suatu identitas sbagai pribadi yang mandiri meliputi kebiasaan,sikap,dan sifat khas yang dimiliki seseorang

Manusia melalui sosialisasi akan berkembang menjadi makhluk sosial yang mempunyai sebuah kepribadian yang baik. Terdapat beberapa faktor yang menjadi dasar perkembangan kepribasian seseorang seperti :
  • Sifat dasar adalah keseluruhan potensi yang diwarisi seseorang dari orangtuanya. Sifat dasar ini kemudian akan berkembang menjadi kenyataan karna dipengaruhi oleh faktor lainnya.
  • Lingkungan prenatal, yaitu lingkungan dalam rahim ibu. Dalam periode ini bayi mendapat pengaruh tidak langsung dari ibunya. Seperti mengidam.
  • Perbedaan perorangan meliputi ciri fisik dan ciri mental 
  • Lingkungan adalah kondisi – kondisi di sekitar individu yang memengaruhi proses sosialisasi
  • Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.

Motivasi dapat digolongkan manjadi :
1)      Dorongan. Dorongan adalah ketidak seimbangan dalam diri seseorang karna pengaruh dari luar  dan dalam yang mempengaruhi pikiran sehingga menggerakan seseorang untuk bertindak.
2)      Kebutuhan. Kebutuhan adalah dorongan yang telah ditentukan secara pribadi, sosial, dan budaya. Kebutuhan ada beberapa macam. Yaitu:  kebutuhan fisik seperti makan, minum,  dan tidur. Kebutuhan rasa aman dari bahaya. Kebutuhan kasih sayang. Kebuthan untuk dihargai.

Proses pembentukan kerpibadian seseorang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan daerah setempat, seperti kebudayaan daerah, agama yang dianut, pekerjaan atau keahlian (profesi), cara hidup di lingkungan masyarakat desa atau kota. Kebudayaan khusus kelas sosial yang dapat dilihat dari car berpakaian, cara mengisi waktu luang, dan etiket pergaulan

Ada empat faktor yang menentukan kepribadian, yaitu :
1)      Faktor keturunan. Warisan biologis akan memberikan batas – batas terhadap individu yang memengaruhi perkembangan sosialnya. Setiap manusia yang normal dan sehat mempunyai persamaan biologis tertentu, seperti mampunyai dua tangan, kaki, pancaindra, kelenjar seks, dan otak yang rumit. Setiap warisan biologis seseorang juga bersifat unik, yang artinya tidak setiap orang mempunyai karakteristik yang sama. Secara umum keanekaragaman yang terdapat pada manusia ada dua macam yaitu :
a. Perbedaan yang diskrti, misalnya ada pria dan ada wanita.
b. Perbedaan yang kontinu, misalnya tinggi dan berat badan atau warna kulit dan bentuk rambut

Hubungan antara kondisi biologis dengan pembentukan kepribadian dapat dilihat dari
a) kemolekan bentuk tubuh akan menempatkan seseorang pada kondisi tertentu yang berbeda dengan yang lain.
b) dalam budaya masyarakat tertentu, ternyata ciri – ciri biologis tertentu lebih diharapkan. Misalnya akan lebih suka anak laki – laki dari pada anak perempuan atau kulit putih lebih disukai dari pada kulit hitam (yang merasa hitam jangan tersinggung)

2)      Faktor lingkungan/ tempat tinggal. Lingkungan akan menentukan kepribadian masyarakatnya. Kita dapat membedakan jenis kebudayaan antar masyarakat pantai dengan masyarakat pegunungan.
3)      Faktor warisan sosial. Di dalam masyarakat akan banyak dijumpai lapisan – lapisan sosial dan setiap lapisan akan mempunyai kepribadian masing – masing. Misalnya cara berpakaian.
4)      Faktor lingkunagn kebudayaan. Kebudayaan masyarakat setempat akan diwariskan kepada generasi berikutnyamelalui sosialisasi. Misalnya jiwa dagang pada masyarakat batak dan minangkabau akan senantiasa diwariskan kepada generasi berikutnya.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Sekurangnya saya mohon maaf bila terdapat penulisan atau pengertian yang menurut anda salah.

Rabu, 27 Oktober 2010

BAAK Gunadarma

BAAK gunadarma adalah salah satu dari sekian web yang di sediakan oleh gunadarma untuk mahasiswanya.
situs ini menyediakan banyak fitur yang bisa di akses. oleh mahasiswa. seperti melihat fakultas. jadwal kuliah atau jadwal ujian. melihat kelas perkuliahan dan para mahasiswa yang terdapat didalamnya.

BAAK termasuk salah satu situs yang penting karna bisa dikategorikan sbagai situs utama yang menyediakan berbagai informasi. karna segala aktivitas yang terjadi di kampus dan selama perkuliahan itu di monitori oleh BAAK. jadi mudah saja untuk kita mencari informasi - informasi yang baru - baru ini sedang terjadi.

BAAK menyediakan beberapa fitur seperti info pelayanan. info pelayanan beeperan sebagai penyedia informasi yang di butuhkan oleh para mahasiswa. salah satunya perkuliahan dan ujian. disini tersedia kolom yang bila kita klik ia akan menanpilkan beberapa informasi yang dapat kita lihat seperti kalender akademik, daftar mata kuliah, daftar dosen pembimbing PI, daftar dosen wali kelas, jadwal kuliah, jadwal ujian, pengurusan ujian bentrok dan FRS (Formulir Rencana Studi)
di bawahnya ada administrasi akademik. fungsinya untuk mengatur data individu mahasiswa. fitur yang dapat digunakan oleh mahasiswa adalah daftar ulang, cuti akademik, tidak aktif kuliah, aktif kembali, pengecekan nilai, pindah lokasi atau waktu kuliah, dan pindah jurusan.

BAAK menyediakan News dimana bagian ini menyediakan informasi yang baru - baru saja terjadi di gunadarma seperti yang saya bilang tadi. bila ada informasi penting BAAK akan mencantumkannya di News. tetapi juga ada di studentsite masing - masing mahasiswa. setiap berita terbaru akan dicantumkan tanggal agar mahasiswa mengetahui berita pada tanggal tersebut.

BAAK menyediakan Kontak Kami dimana bila ada mahasiswa yang datanya tidak akurat atau salah mereka dapat melapor ke BAAK untuk tindakan perbaikan. administrator akan menerima pesan yang dikirim oleh mahasiswa dan akan diproses untuk perbaikan.

BAAK sangat berguna bagfi mahasiswa. banyak kelebihan yang disediakan masing - masing fitur untuk diakses oleh mahasiswa sehingga menurut saya hampir tidak ada kekurangannya, atau kekurangan itu sudah tertutupi oleh kelebihan fitur - fitur tersebut. mungkin kekurangan yang terdapat di BAAK adalah mahasiswa harus mengakses masing - masing fitur satu persatu setiap saatnya untuk mengetahui informasi. karna BAAK hanya menyediakan shortcut di halaman depannya,

http://baak.gunadarma.ac.id/index.php

Sosialisasi sbagai proses pembentuk kepribadian.



Pertama kita harus mengerti terlebih dahulu apa itu sosialisasi!? Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan sosialisasi. Menurut bruce c.cohen sosialisasi adalah suatu proses di mana manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakatnya untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitas uang berfungsi baik sbagai individu maupun sbagai anggota kelompok. Pada usia sangat muda seorang anak akan mempelajari dan mencontoh perilaku orang lain yang diharapkannya. Sedangkan menurut Paul B.Horton dan Chester L.Hunt, sosialisasi adalah suatu proses belajar seseorang untuk mengenal dan menghayati norma – norma kelompok dimana ia hidup sehingga timbullah jati diri.

Jadi berdasarkan para tokoh diatas saya dapat menyimpulkan bahwa sosialisasi itu proses dimana individu mulai menerima dan menyesuaikan diri dengan berbagai unsur disekitarnya. Sosialisasi berlangsung sejak seseorang itu dilahirkan sampai ia meninggal.

Tujuan orang melakukan sosialisasi adalah :
  • ·         agar seorang individu memiliki bekal untuk kedepannya atau keterampilan dimasa depan nanti yang sewaktu – waktu akan dipakai dalam masyarakat.
  • ·          Mengendalikan fungsi organ tubuh. Karna selain bersosialisasi dengan bercakap – cakap kita juga dapat bergotong royong. Itu termasuk sosialisasi juga.
  • ·         Untuk melatih diri agar dapat berinteraksi secara efektif dan mampu dikembangkan.
  • ·         Agar setiap individu harus dibiasakan dengan nilai – nilai dan kepercayaan.
Untuk bersosialisasi kita juga memerlukan tahap. Proses sosialisasi tidak langsung terjadi. Proses sosialisasi dibagi menjadi beberapa tahap.
a)      Tahap persiapan. Pada tahap ini anak pertama kali mengenal nilai dan norma dari orang disekitarnya seperti ayah,ibu,dan keluarga lainnya. Jadi pada tahap inilah dimana keluarga berperan sangat penting untuk menanamkan  nilai dan norma untuk membentuk kepribadian anak.
b)      Tahap meniru. Pada tahap ini anak sudah mulai meniru peranan yang dijalankan orang lain. Bahkan anak tidak hanya tau peran yg harus dijalankan,tapi juga tau peran yang dijalankan oleh orang lain
c)       Tahap siap untuk bertindak. Disini anak sudah dianggap mampu menjalankan peran yang seharusnya dibawakan oleh orang lain. Contohnya anak perempuan sudah mulai memahami peran ibu dalam rumah tangga
d)      Tahap menerima norma. Pada tahap ini anak sudah dewasa. Artinya dapat menjalankan peran orang lain. Bila berhasil maka ia akan dapat pujian dan akan diakui oleh linggkungannya. Jika gagal ia akan mendapatkan sanksi

Sosialisasi bisa dibagi manjadi dua macam, yaitu primer dan sekunder.
Sosialisai primer adalah suatu proses dimana individu mulai mengenal lingkungan sosialnya. Sosialisasi ini terjadi ketika seseorang berumur 0-4 tahun. Saat mereka masih anak – anak.
Sosialisasi sekunder adalah kebalikan dari primer. Ini terjadi setelah sosialisasi primer. Kalau dalam primer yang berperan adalah orang tua. Di sekunder yang berperan orang lain disekitar individu seperti lingkungan pergaulannya.

Dalam sosialisasi. Media juga berperan dalam pembentukan kepribadian.
  • Ø  Yang pertama media sosialisasi keluarga. Keluarga adalah sebuah lingkungan yang pertama bagi anak dalam bersosialisasi. Lewat keluarga anak mengenal lingkungan sekitarnya dan pola pergaulan hidup sehari – hari. Mereka akan mempelajari nilai dan norma kemudian akan dituntun oleh keluarga mana yang boleh ditiru / dilakukan dan mana yang tidak boleh.
  • Ø  Yang kedua media sosialisasi teman sepermainan. Artinya terdiri atas sekelompok individu yang usianya relatif sama. Jadi mereka melakukan interaksi secara bersama – sama. Dalam media ini individu juga menerima hal positif seperti remaja akan merasa aman dan merasa penting berada dalam lingkungannya. Remaja juga mempunyai tempat untuk curhat. Kebanyakan mereka lebih senang curhat pada sahabatnya dibanding orang tuanya.
  • Ø  Yang ketiga media sosialisasi sekolah. Sekolah adalah salah satu media yang bersifat formal. Sekolah adalah sebuah lembaga yang bertujuan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan dan tata tertib pada masyarakat melalui peserta didik atau siswa.
  • Ø  Yang keempat media sosialisasi lingkungan kerja. Lingkungan kerja sangat memengaruhri pola hidup individu. Pengaruhnya biasanya akan diterapkan dalam diri dan sulit untuk dirubah. Hal ini disebabkan lama bekerja di tempat itu.
  • Ø  Yang terakhir media massa sebagai media sosialisasi. Media ini sangat berpengaruh terhadap perilaku masyarakat. Pesan – pesan yang dibawa dan ditampilkan oleh media massa dapat mengubah masyarakat baik kearah positif maupun negatif. Jadi harus berhati – hati juga dalam memilih media untuk disimak,
Terkadang kita juga suka merasakan sulitnya bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain. Hal ini tentu saja ada penyebabnya. Beberapa faktor yang dapat menghambat proses terjadinya sosialisasi adalah bahasa dan cara bergaul. Orang pandai berbahasa biasanya akan mudah bersosialisasi. Karna menguasai bahasa asing ataupun bahasa daerah. Sedangkan bila kita orang jawa mungkin kita akan kesulitan bila berbicara dengan orang padang bila masing – masing menggunakan bahasa daerah. Tetapi selaun penguasaan bahasa juga ada faktor lain. Seperti bicara gagap,bibir sumbing,pendiam/malu berbicara,dan kurang fasih dalam berbahasa. Orang yang mudah bergaul biasanya juga akan lebih mudah mendapat perhatian dari orang disekitarnya dan mudah dalam bersosialisasi. Hambatan dalam bergaul biasanya karena perbedaan. Seperti perbedaan golongan, status, pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi.
Itu adalah sosialisasi dimana kita harus pandai - pandai jika ingin membaur dengan masyarakat di lingkungan sekitar kita

Negara Maju dan Negara Berkembang


Negara maju dan negara berkembang. Keduanya memiliki perbedaan. Disini saya akan membahas tentang perbedaan antara negara maju dan negara berkembang.

Yang pertama adalah negara maju. Apa sih negara maju itu? Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kualitas hidup yang tinggi. Yang dimaksud dengan kualitas hidup tinggi disini adalah mereka – mereka yang hidup sudah serba berkecukupan. Para penduduknya sudah mempunyai pekerjaan yang layak dan gaji yang lumayan besar untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan keluarga. Selain itu juga pendidikan dinegara maju, penduduknya lebih pintar dibanding yang lain. Karna dituntut untuk memiliki pekerjaan, maka pendidikan dan gelar pendidikan juga sangat penting.

Sedangkan negara berkembang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup bertaraf sedang atau masih dalam tahap perkembangan menjadi kualitas yang lebih baik. Jadi para penduduknya masih berusaha untuk menjadikan dirinya dan juga bangsanya untuk maju ketahap selanjutnya menjadi negara maju. Tidak banyak yang dapat digambarkan dari negara berkembang. Hanya saja banyak yang dilakukan oleh negara berkembang.

Perbedaan negara maju dan negara berkembang dapat dilihat dari : pendapatan perkapita negara tersebut. Apakah pendapatan yang dikeluarkan lebih besar atau lebih kecil dari yang diterima oleh negara tersebut. Jumlah penduduk miskin yang ada di negara tersebut. Karna kebanyakan penduduk miskin hanya menyusahkan negara tersebut. Sebab pemerintah akan menggunakan uang negara untuk membantu penduduk miskin tersebut. Jadi untuk mengurangi penduduk miskin, pemerintah harus berkorban pendapatan tersebut. Tetapi yang lebih menyusahkan lagi adalah tingkat pengangguran di negara tersebut. Jadi pemerintah juga harus menyediakan lapangan  pekerjaan. Tetapi juga percuma bila pengangguran tidak memiliki pendidikan yang tinggi. Karna lapangan pekerjaan juga membutuhkan sdm yg mampu bersaing. Selanjutnya yang membuat jumlah penduduk naik dan turun adalah angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Setiap menitnya ada bayi yang lahir dan juga meninggal. Lalu ada juga angka huruf melek. Yang dimaksud angka huruf melek adalah mereka yang buta huruf alias bisa baca atau tidak. Hal – hal tersebut sangat berpengaruh bagi negara untuk menentukan apakah bisa di kategorikan sebagai negara maju atau negara berkembang.

Berikut adalah Ciri - ciri negara maju berdasarkan data diatas. Kalau negara maju pendapatan perkapitanya tinggi. Bisa melebihi pengeluaran pertahun. Pendidikan dan keterampilan tinggi atau cukup berpotensi besar. Jadi setiap orang sudah memiliki gelar. Dan tidak bergantung pada orang lain. Maksudnya negara ini tidak membutuhkan support atau kerjasama dari negara lain. Entah dalam hal perekonomian ataupun militer. Karna negara ini sudah mencukupi semua kebutuhan. Bahkan mungkin negara ini yang dimintai bantuan.

Ciri - Ciri negara berkembang bisa dibilang kebalikan dari negara maju tapi tidak begitu buruk. Pendapatan perkapita relatif rendah. Setidaknya seimbang antara pendapatan dan pengeluaran. Pendidikan dan keterampilan rata – rata rendah. Mungkin yang menjadi masalah adalah ketidak mampuan penduduknya untuk mengenyam bangku sekolah. Kemudian sangat tergantung pada alam. Jika sumber daya alam habis. Maka mereka akan meminta SDA dari negara lain dengan melakukan perdagangan memalui laut.
Itulah yang dapat saya jelaskan tentang negara maju dan berkembang. Mungkin ada yang kurang bisa ditambahkan.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Masyarakat majemuk


Masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terbentuk dari dipersatukannya masyarakat-masyarakat suku bangsa oleh sistem nasional, yang biasanya dilakukan secara paksa menjadi sebuah bangsa dalam negara tersebut. Dahulu. Sebelum Perang Dunia kedua, masyarakat-masyarakat negara jajahan adalah contoh dari masyarakat majemuk. Sedangkan setelah Perang Dunia kedua contoh-contoh dari masyarakat majemuk adalah Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Ciri-ciri yang menyolok dari masyarakat majemuk adalah hubungan antara sistem nasional atau pemerintah nasional dengan masyrakat suku bangsa, dan hubungan di antara masyarakat suku bangsa yang dipersatukan oleh sistem nasional. Dalam hubungan kekuatan, sistem nasional atau pemerintahan nasional adalah yang dominan dan masyarakat-masyarakat suku bangsa adalah kalangan bawah. Hubungan antara pemerintah nasional dengan masyarakat suku bangsa dalam masyarakat jajahan selalu diperantarai oleh golongan perantara, yang posisi ini di hindia Belanda dipegang oleh golongan Cina, Arab, dan Timur Asing lainnya untuk kepentingan pasar. Sedangkan para sultan dan raja atau para bangsawan yang disukung oleh para priyayi (kalangan atas) digunakan untuk kepentingan pemerintahan dan penguasaan. Atau dipercayakan kepada para bangsawan dan priyayi untuk kelompok-kelompok suku bangsa yang digolongkan sebagai terbelakang atau primitif. Dalam masyarakat majemuk dengan demikian ada perbedaan-perbedaan sosial, budaya, dan politik yang dikukuhkan sebagai hukum yang membedakan mereka yang tergolong sebagai dominan yang menjadi lawan dari yang minoritas. Dalam masyarakat Hindia Belanda, pemerintah nasional atau penjajah mempunyai kekutan militer dan polisi yang dibarengi dengan kekuatan hukum untuk memaksakan kepentingan-kepentingannya, yaitu merebut sumber daya alam dan manusia. Dalam struktur hubungan kekuatan yang berlaku secara nasional, dalalm penjajahan hindia Belanda terdapat golongan yang paling sering berada pada lapisan teratas